Buah jambu biji selama ini dipercaya memiliki banyak manfaat sehat dan vitamin C yang baik bagi tubuh. Ternyata tak hanya buahnya, tetapi daunnya pun juga berkhasiat.

Kandungan likopen dan antioksidan di dalamnya bermanfaat bagi kulit. Kalium dalam jambu biji membantu menormalkan kadar tekanan darah. Karena mengandung sekitar 80 persen air dan kaya serat juga membantu penurunan berat badan.

Daun muda dari pohon jambu biji dapat diseduh untuk membuat teh ajaib, yang sebenarnya telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional selama berabad-abad. “Daun ini adalah pembangkit tenaga dan mengandung antioksidan serta vitamin C, dan flavonoid,” kata Ahli Gizi yang berbasis di Delhi, Anshul Jaibharat seperyi dilansir dari NDTV, Minggu (20/1).
jambu biji, daun jambu biji, manfata jambu biji, manfata daun jambu biji,
Kalium dalam jambu biji membantu menormalkan kadar tekanan darah. (NDTV Food)

Cara membuat teh daun jambu biji cukup mudah. Hanya tinggal merendam daun jambu biji dalam secangkir air panas dan minum. Minum secara rutin akan lebih berkhasiat.

Obat Diare

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam the Revista do Instituto de Medicina, Tropical de Sao Paulo, ekstrak daun jambu biji menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, penyebab umum diare. Orang yang menderita diare yang minum teh daun jambu biji bisa mengurangi sakit perut dan diare serta pemulihan dengan cepat. Tambahkan daun dan akar jambu biji ke dalam secangkir air mendidih, saring air dan konsumsi saat perut kosong.

Baca Juga  Resep Ramuan Herbal Daun Mint untuk Atasi Kulit Pecah-Pecah pada Tumit

Turunkan Kolesterol

LDL atau Low-density lipoprotein adalah salah satu dari lima kelompok utama lipoprotein yang mengangkut semua molekul lemak ke seluruh tubuh. Kelebihan golongan kolesterol ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan salah satunya jantung. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam Nutrition and Metabolism, peserta studi yang minum teh daun jambu biji memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah setelah 8 minggu minum teh daun jambu biji.

Kontrol Gula Darah

Jepang setuju bahwa teh daun jambu biji sebagai salah satu makanan untuk kesehatan tertentu dengan pencegahan dan pengobatan diabetes. Senyawa dalam teh jambu biji mengatur kadar gula darah setelah makan, dengan menghambat penyerapan dua jenis gula yaitu sukrosa dan maltosa. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Nutrition and Metabolism, teh daun jambu biji menghambat beberapa enzim yang mengubah karbohidrat di saluran pencernaan menjadi glukosa, yang berpotensi memperlambat penyerapannya ke dalam darah.

Baca Juga  Divonis Umur Tinggal 4 Bulan karena Kanker Otak, Epy Kusnandar Sembuh Berkat Ramuan Herbal Ini

Turunkan Berat Badan

Ingin mengurangi lipatan perut? Cobalah teh daun jambu biji. Daun jambu biji mencegah karbohidrat kompleks berubah menjadi gula, meningkatkan penurunan berat badan dengan cepat. Minum teh daun jambu biji akan mempercepat penurunan berat badan.

Melawan Kanker

Daun jambu biji dipercaya dapat menurunkan risiko kanker. terutama kanker payudara, prostat, dan mulut. Karena tingginya jumlah antioksidan lycopene di dalamnya. Berbagai penelitian telah mengungkapkan bahwa likopen berperan penting dalam menurunkan risiko kanker.

Sembuhkan Pilek dan Batuk

Daun jambu biji mengandung vitamin C dan zat besi tinggi. Rebusan daun jambu biji meredakan batuk dan pilek karena menghilangkan lendir. Cara ini juga mensterilkan saluran pernapasan, tenggorokan, dan paru-paru.

Tingkatkan Kualitas Tidur

Minum teh daun jambu biji secara teratur meningkatkan kualitas tidur. Teh daun jambu biji menenangkan saraf dan menenangkan pikiran, sehingga membuat lebih mudah untuk tertidur.

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Teh daun jambu biji membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mengurangi risiko berbagai penyakit.

Baca Juga  Inilah 5 Macam Herbal yang Membantu Menekan Nafsu Makan dan Mengurangi Berat Badan

Tingkatkan Kesehatan Jantung

Teh daun jambu biji juga dapat bermanfaat bagi jantung dan sistem peredaran darah.

Baik Untuk Otak

Daun jambu biji mengandung vitamin B3 (niasin) dan vitamin B6 (piridoksin), yang membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, merangsang fungsi kognitif dan mengendurkan saraf.

JAWAPOS.COM

Facebook Comments